Sunday, October 18, 2009

EmaS ku CiTa

Mencari emas yang hilang,
Bersinarkah ia kembali,
Di bawah terik mentari..

Kerna itu aku lupa,
Bahan yang takat leburnya terlalu tinggi,
Sudah pasti bertahan di bawah suhu yang hanya menjangkau 40 darjah..

Kerna itu aku lupa,
Mengabaikan emas yang hilang,
Terus hilang dari pandangan mata,
Sedang nilai nya tidak terusik walau sedikitpun..

Kerna itu aku lupa,
Terus membelakanginya walau hanya terselindung di sebalik habuk yang tebal..

Kerna itu aku lupa,
Sedang si papa kedana sibuk mencarinya di bawah timbunan sampah sarap,
Kerna tahu menilai harganya,
Lebih dari orang yang pernah memilikinya..

Aku sememangnya tamak,
Kerna air di rumput ku lihat berkilauan,
Ku tinggalkan emas yang kusam,
Walau ia mampu digilap kembali..

Kealpaan dan kerakusan melewati lembah-lembah kemewahan,
Di balik kesepian dan kesangsian memukau,
Segala-galanya menjadi kosong tiada makna..
Keazaman yang rapuh,
Ketabahan yang dicari,
Membuatkan aku kadang-kadang lemas,
Apabila segala yang dicita tidak mampu dicapai..

No comments: